dunia moderen


Salah satu dari ciri kehidupan masyarakat modern adalah materialisme, yakni motif kepentingan materi telah mengalahkan kebutuhan dasar manusia untuk meraih makna hidup yang lebih tinggi; yang melampaui kesadaran sehari-hari yang profan, yakni motif mencapai keutuhan atau integrasi Jiwa atau motif spiritual. Hal itu disebabkan oleh pandangan hidup yang hanya didasarkan pada rasionalitas murni dan hanya membatasi kehidupan pada hal-hal yang bersifat benda. Sedangkan persoalan spiritual dipinggirkan bahkan dipandang tidak penting.

Paradigma kehidupan yang seperti itu pada akhirnya menimbulkan problem-problem kemanusiaan, seperti disintegrasi sosial, kemiskinan, konsumerisme, kerusakan ekologis dan kebingungan akan makna hidup (alienasi). Sehingga, peningkatan pencapaian materi dalam kehidupan manusia modern tidak dikuti dengan perbaikan kualitas kehidupan, karena kehidupan dirasakan hampa.
Keadaan tersebut memicu pengkajian kembali kekayaan spiritual yang dimiliki masing-masing agama. Agama secara formal (organized religion) memang banyak diragukan orang dalam mengatasi problem kehidupan modern. Tetapi, nilai-nilai spiritual yang terkandung dalam tradisi perenial agama menjadi sesuatu yang menarik banyak orang untuk memenuhi dahaga spritualnya.
Tasawuf merupakan tradisi spritual Islam yang canggih. Tasawuf merupakan metode atau jalan spiritual untuk mencapai suatu kesadaran tertinggi (higher conciousness) dalam kehidupan yakni perjumpaan yang intim dengan Allah. Tasawuf sebagai jalan spiritual yang cangggih, dalam prakteknya melibatkan pekerjaan, keluarga, dan pengalaman kehidupan sehari-hari lainnya. Tasawuf bukan sebuah jalan pelarian bagi sebagian orang dari keruSalah satu dari ciri kehidupan masyarakat modern adalah materialisme, yakni motif kepentingan materi telah mengalahkan kebutuhan dasar manusia untuk meraih makna hidup yang lebih tinggi; yang melampaui kesadaran sehari-hari yang profan, yakni motif mencapai keutuhan atau integrasi Jiwa atau motif spiritual. Hal itu disebabkan oleh pandangan hidup yang hanya didasarkan pada rasionalitas murni dan hanya membatasi kehidupan pada hal-hal yang bersifat benda. Sedangkan persoalan spiritual dipinggirkan bahkan dipandang tidak penting.
Paradigma kehidupan yang seperti itu pada akhirnya menimbulkan problem-problem kemanusiaan, seperti disintegrasi sosial, kemiskinan, konsumerisme, kerusakan ekologis dan kebingungan akan makna hidup (alienasi). Sehingga, peningkatan pencapaian materi dalam kehidupan manusia modern tidak dikuti dengan perbaikan kualitas kehidupan, karena kehidupan dirasakan hampa.
Keadaan tersebut memicu pengkajian kembali kekayaan spiritual yang dimiliki masing-masing agama. Agama secara formal (organized religion) memang banyak diragukan orang dalam mengatasi problem kehidupan modern. Tetapi, nilai-nilai spiritual yang terkandung dalam tradisi perenial agama menjadi sesuatu yang menarik banyak orang untuk mitan yang dihadapi, tetapi untuk memberi kedalaman makna yang lebih dalam menjalani kehidupan.
Langkah awal dari kebangkitan peradaban modern : pembersihan adat dan tradisi kita, serta lingkungan moral dan sosial kita, dari faktor-faktor yg mematikan hingga hal ini dapat membersihkan iklim bagi faktor" dinamis dan pendorong pada Menyambut tahun baru Hijrah setiap tahunnya, dalam khazanah ke-Islaman merupakan momentum sejarah yang sangat penting dalam proses kebangkitan peradaban manusia. Apalagi dikaitkan dengan isu merosotnya peradaban dunia modern terhadap keterpurukan budaya dan moralitas agama. Tahun baru Hijrah mengandung semangat perubahan langkah baru peradaban Islam, dalam usaha membangun sendi-sendi kehidupan umat berbasis aqidah dan syariah. Sebagai sejarah dan peradaban, tahun baru hijrah sarat dengan nilai-nilai kehidupan, terutama tentang makna dan tujuan hidup manusia ( meaning and purpose of life ).

Setiap satu Muharram kita khususnya umat Islam, senantiasa merayakan tahun baru Hijriyah. Tahun ini, tahun baru Hijrah jatuh pada hari kamis, tanggal 20 Agustus 2020 M atau 1 Muharram 1442 H. Umar Ibnu-al-Khattab menetapkan kelender tahun baru Islam dari peristiwa Rasulullah saw, bersama rombongannya hijrah dari Makkah ke Madinah, sebagai awal kebangkitan Islam. Hijrah yang secara harfityah berarti migrasi, keluar untuk meninggalkan, gerak perpindahan, secara umum dapat kita tafsirkan sebagai segala bentuk perbuatan untuk melakukan perubahan ( reformasi ) menuju ke suatu keadaan yang lebih baik.

Hijrah merupakan peristiwa sejarah yang memiliki nilai-nilai dan semangat ketuhanan dan kemanusiaan sekaligus. Dari sisi nilai Ketuhanan bermakna , bahwa hijrah merupakan perintah Allah swt kepada sang Rasul untuk menyelamatkan aqidah dan syariah, sementara dari sisi makna kemanusiaan hijrah merupakan peradaban babak baru kehidupan manusia. Begitu besar nilai-nilai yang terkandung dalam peristiwa hijrah, maka secara dialiktika historis peritiwa ini merupakan langkah dasar lahirnya peradaban modern yang maju.


Komentar